Pakai Penis Palsu, Wanita Ini Dibui
Berita Unik

Pakai Penis Palsu, Wanita Ini Dibui

24/07/2017

Pada Kamis lalu, seorang wanita Inggris yang menggunakan penis palsu demi berpura-pura menjadi pria dijatuhi hukuman penjara selama 6,5 tahun. Ia dakwa menipu seorang temannya yang mengira sedang melakukan hubungan seks dengan pria.

Setelah persidangan ulang, Gayle Newland kedapatan bersalah atas tiga dakwaan serangan seksual pada Juni lalu.

Sebenarnya, pada November 2015, Newland pernah dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun karena pidana yang sama, tapi hukumannya dicabut pada tahun lalu setelah pihak berwenang menyatakan bahwa hakim yang menangani perkaranya tidak adil dan berimbang.

Seorang teman dekat terpidana mengatakan bahwa Newland menipu drinya dengan berpurar-pura sebagai seorang pria bernama Kye Fortune. Korban mengira ia sedang berpacaran dengan pria itu.

Newland dan temannya yang menjadi korban bertemu ketika berkuliah di University of Chester, Inggris, pada 2011, demikian menurut laporan The Guardian.

Newland menipu temannya dengan cara menciptakan laman Facebook yang menampilkan seorang pria. Terpidana memasang foto seorang pria Amerika agar tampilannya lebih meyakinkan.

Si korban mengatakan dalam pengadilan bahwa ia tidak menyadari Newland adalah Fortune karena ia selalu menggunakan penutup mata ketika bertemu. Dalam kencan-kencan mereka, Newland memasang penis palsu ketika melakukan seks.

Menurut penuturan korban, “Tidak sekalipun, hingga akhirnya saya melepas penutup mata, bahwa ada seorang wanita di belakang semua ini.”

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak akan sudi melakukan seks dengan Newland jika telah mengetahui sebelumnya bahwa ia sedang kencan dengan temannya sendiri. Korban bahkan memakai penutup mata ketika sedang bepergian bersama.

Newland juga diganjar tambahan hukuman penjara selama enam bulan karena menipu tempat kerja sebelumnya, yaitu suatu agen periklanan internet. Antara 2014 dan 2015, wanita itu ditengarai menciptakan 10 profil palsu yang seakan-akan merupakan klien perusahaan.

Please follow and like us: